INFO24.ID – Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia (PERPUKADESI) menegaskan komitmennya untuk ikut mengawal arah pembangunan nasional agar tetap sejalan dengan cita-cita kemerdekaan. Sikap tersebut disampaikan dalam forum Pernyataan Sikap Kebangsaan yang menjadi refleksi tanggung jawab moral para mantan kepala daerah di seluruh Indonesia.
Ketua Umum PERPUKADESI, Jendral TNI (Purn) Bibit Waluyo, menilai pembangunan nasional merupakan proses panjang yang tidak lepas dari dinamika. Ia menegaskan bahwa perbedaan dalam sistem demokrasi adalah hal wajar, selama tetap mengarah pada tujuan bersama.
“Dinamika yang terjadi bukanlah bentuk perpecahan, melainkan bagian dari keberagaman cara dalam membangun bangsa. Yang terpenting adalah memastikan arah pembangunan tetap berada di jalur yang benar,” ujar Bibit dalam pernyataannya, Senin 4 Mei 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pembina PERPUKADESI, Dr (Hc) Sutiyoso SH MH, serta Menteri Dalam Negeri, Prof Drs M Tito Karnavian MA Ph.D. Kehadiran para tokoh ini dinilai memperkuat posisi strategis forum dalam merespons berbagai tantangan pembangunan nasional.
Dalam pandangan organisasi, era reformasi telah membuka ruang luas bagi tumbuhnya kepemimpinan daerah yang lebih kompetitif dan inovatif. Meski diakui masih terdapat tantangan dalam implementasi otonomi daerah, kontribusi kepala daerah dinilai signifikan dalam mendorong kemajuan di berbagai sektor.

PERPUKADESI sendiri menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah dengan menawarkan pandangan yang konstruktif dan berimbang. Selain itu, organisasi ini berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak pada kepentingan nasional.
“PERPUKADESI hadir sebagai kekuatan moral, bukan kekuatan politik praktis. Kami berdiri untuk menjaga arah, bukan untuk terlibat dalam tarik-menarik kepentingan,” tegas Bibit.
Dalam proyeksi menuju Indonesia Emas 2045, organisasi ini juga menyoroti pentingnya regenerasi kepemimpinan hingga ke tingkat daerah dan desa. Upaya tersebut dinilai krusial guna memastikan kesinambungan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
PERPUKADESI juga membuka ruang kolaborasi bagi seluruh purnabakti kepala daerah serta elemen bangsa yang memiliki visi serupa. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Pernyataan sikap tersebut ditutup dengan semboyan “Pengabdian Tanpa Akhir, Perjuangan Tanpa Henti,” yang menjadi penegasan komitmen berkelanjutan organisasi dalam menjaga keutuhan dan arah pembangunan nasional.











