INFO24.ID – Program kaderisasi Ar-Raasikhuuna Fil ‘Ilmi (ROFI) I yang digagas oleh Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Persis (PD IPP) Ciamis–Banjar resmi dilaksanakan pada Kamis hingga Jumat, 29–30 Januari 2026.
Kegiatan ini bertempat di Pesantren Persatuan Islam (PPI) 80 Al-Amin Sindangkasih dan diikuti oleh 54 peserta dari tiga sekolah, yakni 9 peserta dari PPI 80 Al-Amin, 24 peserta dari PPI 109, serta 21 peserta dari PPI 100 Banjarasari.
Meski jarak tempuh yang harus dilalui tidaklah dekat, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para kader IPP Ciamis–Banjar untuk mengikuti kegiatan secara penuh.
Antusiasme peserta menjadi bukti bahwa proses menuntut ilmu dan kaderisasi organisasi membutuhkan perjuangan, kesungguhan, serta komitmen yang kuat.
ROFI merupakan program kaderisasi intensif yang dirancang untuk memperkuat pemahaman keilmuan sekaligus menjadi sarana peresmian anggota Ikatan Pelajar Persis.
Pada pelaksanaan ROFI I ini, PD IPP Ciamis–Banjar mengangkat tema “Rekonstruksi Nilai-Nilai Pelajar Persis untuk Penguatan dalam Berjam’iyyah”.
Selama dua hari, peserta dibekali berbagai materi strategis, di antaranya Kepersisan, kepemimpinan, Wajhah Wijhah IPP, paradigma gerakan IPP, problematika pelajar, hingga penguatan ketauhidan.
Ketua pelaksana kegiatan, Caesar, menjelaskan bahwa ROFI bukan sekadar ajang silaturahmi atau menambah relasi antar pelajar.
Menurutnya, ROFI adalah proses pengkaderan yang serius dan terarah.
“Semoga para peserta yang telah mengikuti ROFI memiliki tujuan yang jelas, berilmu secara mendalam (raasikh fil ‘ilmi), serta berkarakter Ibaadurrahmaan,” ucapnya.
Sementara itu, Mudir MA PPI 80 Sindangkasih, Ustaz Amrul, dalam sambutannya menekankan pentingnya totalitas dalam berorganisasi.
“Kami mengingatkan agar kader IPP menjadi kader sejati yang memiliki dedikasi tinggi, loyalitas, dan keikhlasan, bukan kader yang hadir hanya sesekali tanpa komitmen yang jelas,” tegasnya.
Penguatan nilai tauhid juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini. Pemateri ketauhidan, Ustaz Acep Ramdhani, menegaskan bahwa IPP harus dijadikan sebagai laboratorium dakwah.
Ia menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai ketauhidan sebagai fondasi utama dalam berorganisasi, karena pada hakikatnya seluruh aktivitas perjuangan adalah milik Allah SWT.
Dalam proses persiapan kegiatan, panitia ROFI I turut menunjukkan kemandirian organisasi dengan menyokong kebutuhan anggaran melalui berbagai aktivitas usaha dan pengelolaan kapital ekonomi PD IPP Ciamis–Banjar yang dilaksanakan sejak Senin, 26 Januari 2026.
ROFI I tahun 2026 tidak hanya menjadi proses legalisasi anggota baru, tetapi juga dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam membangun generasi penerus Persatuan Islam yang berdaya saing dan berkontribusi bagi umat, bangsa, dan negara, khususnya di wilayah Kabupaten Ciamis.
PD IPP Ciamis–Banjar meyakini bahwa kaderisasi yang kuat akan melahirkan sumber daya manusia unggul sebagai pilar menuju Indonesia Emas 2045.











