Info

Prabowo Soal Perjuangannya, Dituduh Diktator hingga Tak Masuk Akal Impor Pangan

×

Prabowo Soal Perjuangannya, Dituduh Diktator hingga Tak Masuk Akal Impor Pangan

Sebarkan artikel ini

INFO24.ID – Presiden Prabowo Subianto mengaku pernah dituduh ingin menjadi diktator hingga melakukan kudeta saat memperjuangkan perubahan bagi bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya sekaligus pengumuman swasembada beras di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

“Saya dituduh mau jadi diktator, dituduh mau berkuasa, bahkan dituduh mau kudeta,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan perjuangannya selama ini dilandasi keprihatinan atas ketidakadilan yang masih dirasakan rakyat, meski Indonesia dikenal sebagai negara kaya sumber daya alam.

Ia mengaku sedih melihat kekayaan bangsa yang tidak dikelola secara optimal dan belum sepenuhnya dinikmati masyarakat.

“Saya melihat kejanggalan, negara yang begitu kaya, tapi masih banyak rakyatnya miskin,” ujarnya.

Sebelum menjadi presiden, Prabowo menyebut dirinya telah berjuang melalui berbagai jalur, termasuk memimpin organisasi tani dan partai politik. Dari situ, ia mulai memahami adanya kebocoran dalam pengelolaan kekayaan negara.

“Dari dulu saya tahu ada kebocoran, tapi saya tidak tahu sebesar apa. Setelah memimpin, baru saya pahami,” kata Prabowo.

Menurutnya, kondisi Indonesia yang masih bergantung pada impor pangan tidak masuk akal.

“Tidak masuk di hati dan tidak masuk di akal saya. Negara sebesar ini, tanah subur, tapi impor pangan terus,” tegasnya.

Prabowo menegaskan dirinya mungkin bukan sosok dengan gelar akademik tinggi, namun ia yakin mampu membedakan mana yang benar dan tidak benar.

“Saya bukan orang pintar, tidak punya gelar profesor, tapi saya tahu mana yang masuk akal dan mana yang tidak,” pungkasnya.