INFO24.ID – Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Tasikmalaya menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) III di Gedung Pusat Seni dan Budaya Bumi Ageung Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu 11 januari 2025.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis organisasi dalam memasuki tahun ketiga masa kepengurusan.
Muskerda III mengusung tema “Elegansi Gerakan Dakwah Pemuda Persis sebagai Poros Trendsetter Peradaban Dunia”. Forum tersebut dihadiri jajaran Pimpinan Daerah Persis Kabupaten Tasikmalaya, Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Persis Jawa Barat, serta ratusan delegasi dari Pimpinan Cabang Pemuda Persis se-Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua Pelaksana Muskerda III yang juga Sekretaris Jenderal PD Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya, Teuku Galih Permata Pratama, mengatakan Muskerda merupakan bentuk konsolidasi sekaligus peneguhan arah gerakan dakwah yang berkelanjutan.
“Muskerda III ini menjadi refleksi sekaligus proyeksi gerakan Pemuda Persis. Spirit tahun ketiga kepengurusan kami rumuskan sebagai Innovative Sustainability yang berakar pada visi Idealis Terpimpin,” ujar Teuku Galih dalam laporannya.
Ia menegaskan, PD Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen mendorong transformasi kualitas sumber daya manusia melalui program-program inovatif yang tetap berpijak pada prinsip dan kaidah organisasi.
“Kami ingin memastikan setiap inovasi yang lahir bukan sekadar gagasan besar, tetapi terukur, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi umat dan masyarakat,” kata dia.
Sementara itu, Ketua PD Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya, Andri Nurkamal, menyampaikan apresiasi atas konsistensi kaderisasi yang telah melahirkan banyak tokoh asal Tasikmalaya yang berkiprah di tingkat daerah hingga nasional.
Menurut Andri, capaian tersebut menjadi modal sosial dan historis yang kuat untuk mendorong Pemuda Persis tampil sebagai kiblat gerakan pemuda Islam yang visioner.
“Sudah sangat tepat jika pada tahun ketiga ini kita mendorong Pemuda Persis sebagai trendsetter peradaban dunia. Kader-kader pendahulu kita hari ini telah menjadi aktor penting dalam dinamika dakwah dan gerakan politik, baik di daerah maupun nasional,” tegas Andri.
Baca juga: Hima Persis Jabar Soroti Ketimpangan Sosial di Bandung Barat, Bukan Sekadar Pembangunan Fisik
Dalam Muskerda III ini, PD Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya juga menetapkan agenda strategis utama tahun 2026, yakni penyelenggaraan Jambore Daerah (Jamda) Barisan Muda Persis Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan seluruh elemen otonom Persis, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pemuda dan pemudi Persis se-Kabupaten Tasikmalaya.
Selain perumusan program kerja, Muskerda III turut menjadi momentum penguatan tradisi literasi dengan diluncurkannya buku berjudul “Sustainable Development: Sebuah Tinjauan atas Konsep Pembangunan Berkelanjutan Konvensional”. Buku tersebut merupakan kontribusi intelektual PD Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya dalam merespons wacana pembangunan global dari perspektif kritis dan solutif.
Peluncuran buku ini dinilai sejalan dengan semangat Innovative Sustainability yang diusung organisasi, sekaligus menegaskan peran Pemuda Persis tidak hanya sebagai gerakan dakwah, tetapi juga sebagai produsen gagasan dan pemikiran.
Melalui Muskerda III, Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya meneguhkan posisinya sebagai organisasi kader yang progresif, literatif, dan siap menjadi pelopor lompatan pembangunan peradaban bagi umat dan bangsa.











