Info

Danantara Serahkan Pengelolaan Tambang Emas Martabe ke BUMN Baru Perminas

×

Danantara Serahkan Pengelolaan Tambang Emas Martabe ke BUMN Baru Perminas

Sebarkan artikel ini

INFO24.ID – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara akan menempatkan pengelolaan tambang emas Martabe di Sumatera Utara ke badan usaha milik negara (BUMN) baru bernama PT Perminas. Langkah ini dinilai dapat memberikan dampak positif bagi Danantara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Keuangan yang juga anggota Dewan Pengawas Danantara, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan Danantara saat ini memiliki dana kelolaan yang besar melalui Danantara Investment Management (DIM), dengan nilai mencapai sekitar Rp 160 triliun. Selama ini dana tersebut ditempatkan di obligasi pemerintah.

Menurut Purbaya, mengalihkan investasi ke pembentukan dan penguatan BUMN baru dinilai lebih produktif dibandingkan hanya menempatkan dana di surat utang negara. Skema tersebut dinilai mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru.

Purbaya menilai investasi langsung ke BUMN akan memberikan efek berganda bagi perekonomian. Dengan cara ini, Danantara diharapkan tidak hanya mengelola dana, tetapi juga mendorong terciptanya nilai tambah.

Saat ditanya soal kemungkinan penyertaan modal negara (PMN) ke PT Perminas, Purbaya menegaskan bahwa hal tersebut menjadi kewenangan Danantara dan bukan berada di ranah Kementerian Keuangan.

Sementara itu, CEO Danantara Rosan Roeslani sebelumnya menyebut akan membahas kelanjutan pengambilalihan aset tambang emas Martabe, termasuk isu ketenagakerjaan, bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung di Kantor Kemenko Perekonomian pada Kamis (29/1) pagi.

Namun saat ditemui usai pertemuan, Rosan enggan memberikan keterangan mengenai hasil pembahasan. Ia terlihat hadir di kantor Kemenko Perekonomian sejak pukul 08.09 WIB. Dalam pertemuan itu, turut hadir Kepala Badan Pengelola BUMN Dony Oskaria.

Sebelumnya, Dony yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara menjelaskan pembentukan PT Perminas bertujuan untuk menempatkan pengelolaan mineral strategis nasional secara langsung di bawah Danantara. Dengan skema tersebut, pemerintah ingin menyatukan seluruh pengelolaan aset negara dalam satu ekosistem investasi nasional.

Dony menyebut Perminas memiliki karakter yang berbeda dengan holding pertambangan MIND ID. Pengelolaan tambang emas Martabe dialihkan ke Perminas agar berada langsung di bawah kendali Danantara, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah.

Ke depan, Perminas akan beroperasi sebagai perusahaan yang sepenuhnya berada di bawah Danantara. Meski begitu, Dony menegaskan bahwa komunikasi terkait peralihan pengelolaan tambang emas Martabe dari PT Agincourt Resources ke Perminas bukan dilakukan oleh Danantara.

Ia menyebut proses komunikasi tersebut akan disampaikan melalui pihak lain sesuai mekanisme yang berlaku.

Kalau mau, aku bisa bikin versi lebih pendek ala breaking detikFinance atau dipertajam ke angle investasi dan BUMN.