INFO24.ID – Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (20/1/2026). Dalam agenda sehari penuh tersebut, Gibran meninjau sejumlah sektor strategis, mulai dari pasar rakyat, fasilitas kesehatan, pendidikan formal, hingga pesantren yang mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Wapres berangkat dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan pesawat Bae RJ 85 dan tiba di Lanud TNI AU Wiriadinata, Tasikmalaya, sekitar pukul 07.45 WIB. Setibanya di Tasikmalaya, Gibran langsung menuju Pasar Cikurubuk, Kecamatan Mangkubumi, yang merupakan pusat perdagangan tradisional terbesar di wilayah tersebut.
Di pasar, Gibran menyapa para pedagang dan pembeli, sekaligus berdialog mengenai harga serta ketersediaan bahan pokok. Ia menegaskan bahwa pasar rakyat memiliki peran penting sebagai penyangga ekonomi masyarakat kecil, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan.
Usai dari Pasar Cikurubuk, Wapres melanjutkan kunjungan ke RSUD dr. Soekardjo, rumah sakit rujukan utama di kawasan Priangan Timur. Di lokasi ini, Gibran meninjau langsung pelayanan dan fasilitas kesehatan, serta berinteraksi dengan pasien dan tenaga medis. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan kesehatan yang merata dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Agenda kunjungan berlanjut ke SMA Negeri 2 Tasikmalaya. Di hadapan para siswa, Gibran memberikan motivasi agar generasi muda terus mengembangkan prestasi akademik maupun nonakademik. Ia mendorong pelajar untuk adaptif terhadap perkembangan zaman dengan memperkuat penguasaan sains dan teknologi sebagai bekal menghadapi persaingan global.
Kunjungan kerja Wapres di Tasikmalaya ditutup dengan silaturahmi ke Pondok Pesantren Cipasung. Di pesantren tersebut, Gibran bertemu dengan pengasuh pesantren, KH Deni Ramdani Sagara, serta menyaksikan langsung karya para santri di bidang kecerdasan buatan dan robotik.
Menurut Gibran, pesantren kini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi ruang tumbuhnya inovasi teknologi yang berpijak pada nilai-nilai budaya dan keislaman. Ia menilai pengembangan AI dan robotik di pesantren merupakan bukti bahwa transformasi digital dapat tumbuh dari daerah.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Wapres Gibran kembali bertolak ke Jakarta. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pasar rakyat, layanan kesehatan, pendidikan, dan pesantren sebagai fondasi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.











