INFO24.ID

Baru dan Menghibur

Janji Politik Tidak Kunjung Terealisasi, Buruh KBB lakukan Unjuk Rasa Tagih Janji Kepada Hengky Kurniawan

2 min read
Janji pilitik yang belum terealisasikan oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat pada saat kampanye yakni pasangan Aa Umbara dan Hengky Kurniawan ribuan buruh Kabupaten Bandung Barat melakukan aksi demo menuntut janji politiknya

Ribuan Buruh lakukan aksi demo di Kantor Bupati KBB tuntut Janji Politik, (Sumber Detikjabar)

Bandung Barat, Info24.id – Janji pilitik yang belum terealisasikan oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat pada saat kampanye yakni pasangan Aa Umbara dan Hengky Kurniawan ribuan buruh Kabupaten Bandung Barat melakukan aksi demo menuntut janji politiknya. Rabu (24/8/2022)

Saat ini hanya tersisa Hengky Kurniawan yang memegang tampuk pimpinan di Bandung Barat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati usai Aa Umbara dicokok KPK karena terlibat korupsi bansos COVID-19 pada 2020 lalu.

Tuntutan itu disampaikan oleh perwakilan buruh dari berbagai serikat kerja dalam aksi unjuk rasa di kantor Pemda KBB dan menuntut pula agar ditemui langsung oleh Hengky Kurniawan.

Dede Rahmat, Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) sekaligus Ketua Koalisi Buruh Bandung Barat mengatakan Hengky Kurniawan hanya punya waktu satu tahun lagi untuk merealisasikan semua janji kampanye yang disampaikan.

“Hari ini kita menagih janji politik dan kampanye Hengky Kurniawan yang saat ini jadi Plt. Periode dia berakhir setahun lagi, tapi sampai saat ini tidak ada satupun poin dari janji politik dia yang dijalankan,” ungkapnya

Beberapa poin janji politik pasangan Aa Umbara-Hengky Kurniawan yakni menyediakan perumahan murah bagi pekerja di Bandung Barat. Namun nyatanya janji itu hanya isapan jempol belaka.

“Dijanjikan dibuatkan perumahan murah. Setiap bertemu itu selalu disampaikan akan (dibuat), tapi sampai saat ini di sisa periode setahun lagi kita belum pernah melihat di mana perumahan tersebut,” ucap Dede

Kemudian buruh diiming-imingi janji bakal difasilitasi angkutan antar jemput agar memudahkan dan meringankan pengeluaran para buruh. Lagi-lagi janji itu juga tak jelas realisasinya.

“Di dalam janji juga disebutkan akan disediakan bus antar jemput untuk pekerja. Semua tahu KBB ini sudah dapat hibah daru provinsi 1 unit bus untuk buruh. Tapi kan sekarang enggak tahu di mana disimpannya, dipakai apa,” ujar Dede.

Buruh juga mempertanyakan alasan hingga saat ini dewan pengupahan bersama Lembaga Kerjasama (LKS) Tripartit belum menggelar rapat membahas kenaikan upah tahun 2023.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *