Baru dan Menghibur !

Honorer Kesehatan Geruduk DPRD Garut Disebut Anggota Dewan Layak Diangkat ASN Tanpa Test

2 min read

Ribuan Honorer Kabupaten Garut saat audiensi di Gedung DPRD Garut memperjuangkan hak nya (Dok : Irfa Fauziani)

INFO24.ID, KESEHATAN – Ribuan honorer tenaga kesehatan (Nakes) dan non nakes yang tergabung dalam FKHN datangi Kantor DPRD Garut, Jawa Barat Indonesia dalam aksi tersebut mereka berorasi menyuarakan hak-hak honorer yang sudah bekerja belasan hingga puluhan tahun di intansi kesehatan.

“Wajar jika mereka menuntut hak-haknya dan selayaknya diangkat sebagai ASN tanpa test atas pengabdian dan jerih payahnya,” Ujar Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Garut, Karnoto S.Kep. MSi, Usai menerima audiensi tersebut.

Selain itu Ia juga mengapresiasi atas aksi demontrasi para honorer kesehatan di Gedung DPRD Garut yang berjalan damai, tertib, dan tidak mengganggu pelayanan.

“Semoga harapan mereka bisa terwujud, tetapi jika tidak bisa diwujudkan sebaiknya Pemerintah Pusat merevisi bila perlu mencabut PP 49 tahun 2018 yang dinilai tidak implementatif dan menimbulkan gejolak di kalangan honorer,” tegas Karnoto.

Ketua FKHN Garut, Emul Mulyana dalam tuntutan aksinya menyampaikan Tiga hal yaitu, tambahkan kuota PPPK untuk honorer nakes dan no nakes sekaligus alokasi penggajian nya dari pemerintah pusat. Kemudian, tidak ada pengangkatan ASN jalur umum sebelum terangkatnya semua honorer. Selanjutnya tidak menerima peserta testing PPPK dari swasta dan honorer dari luar Garut.

Bahkan Emul juga meminta agar Kadinkes dan Direktur Rumah Sakit dapat selalu mengijinkan honorer untuk menyampaikan aspirasi tanpa ada tekanan dan intimidasi dari manapun.

Rangkaian aksi demontrasi dan audiensi yang berjalan selama tiga jam pun akhirnya selesai dengan ditandatanganinya berita acara penerimaan dan kesiapan Sekda, BKD, Kadinkes bersama komisi 4 DPRD untuk menyampaikan tuntutan FKHN ke Kemenkes RI pada Rabu depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *