INFO24.ID

Baru dan Menghibur

Tingkatkan Kwalitas LKS PWU Kemenag Jadikan LSP BWI Mitra Strategis Sertifikasi

2 min read

INFO24.ID – Kementrian Agama RI dan Lembaga Sertifikasi Profesi Badan Wakaf Indonesia (LSP BWI) mengadakan Ujian Sertifikasi Kompetensi dalam Bidang Pengelolaan Wakaf bagi Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS PWU) Secara Perdana.

Ujian Sertifikasi tersebut juga ternyata merupakan akhir dari Pelatihan Berbasis Kompetensi yang diadakan sejak tanggal 21 sd 23 Maret 2022.

Pelatihan Berbasis Kompetensi itu dilakukan oleh Kementrian Agama RI sebagai bagian dari tugas dan fungsi pembinaan Kementrian Agama RI kepada LKS PWU.

Tak hanya itu pelatihan dan Sertifikasi Nazhir dengan skema Perencanaan Penerimaan Harta Benda Wakaf ini sedikitnya telah di ikuti oleh 29 orang yang terdiri dari perwakilan Bank Syariah, Unit Usaha Syariah dan BPRS yang telah mendapatkan izin untuk menjadi LKS Penerima Wakaf Uang.

Hal ini dilakukan karena Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia dengan potensi wakaf uang yang diperkirakan sebesar Rp.180 Triliun.

Dengan bersandar pada Undang-undang No.41 Tahun 2004 wakaf uang bisa dilakukan melalui Lembaga Keuangan Syariah (LKS) Penerima Wakaf Uang.

Untuk meningkatkan kompetensi nazhir, Badan Wakaf Indonesia membentuk Lemdiklat dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang merupakan LSP Wakaf pertama di dunia.

Sejak mendapatkan izin dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada bulan Oktober 2021, LSP BWI telah memberikan Sertifikasi Kompetensi Nazhir kepada 164 orang dari beberapa provinsi di Indonesia.

“Pelatihan dan sertifikasi profesi Nazhir ini diberikan kepada LKS PWU agar LKSPWU mempunyai kompetensi untuk merencanakan penerimaan harta benda wakaf sehingga dapat meningkatkan penerimaan wakaf uang di LKS PWU,” ungkap Ketua LSP BWI, Prof. Nurul Huda, Kamis (24/03/22).

Tak hanya itu Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementrian Agama RI, Tarmizi Tohor, pelatihan dan sertifikasi kompetensi Nazhir ini merupakan program pembinaan kepada LKSPWU untuk meningkatkan kinerja wakaf uang di Indonesia.

Selain kepada LKSPWU, tahun ini Kementrian Agama RI juga memprogramkan pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi kepada Nazhir dan PPAIW.

“Pelatihan dan sertifikasi kompetensi Nazhir dan LKSPWU merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan kinerja perwakafan Indonesia, ” pungkas Prof Mohammad Nuh, Ketua Badan Pelaksana BWI saat melakukan sambutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *