INFO24.ID

Baru dan Menghibur

Selaawi Bamboo Festival Tingkatkan Produktifitas Pengrajin Bambu

3 min read

Teten Masduki Mentri Koperasi dan UKM saat membuka acara Selaawi Bamboo Festival 2021 di SBCC (Dok: Management Sadis)

EKONOMI, INFO24.ID – Momen Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman bersama Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Republik Indonesia, Teten Masduki dalam acara Selaawi Bamboo Festival 2021 yang diselenggarakan di Gedung SBCC (Selaawi Bamboo Creative Center), Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Sabtu (18/12/21) berlangsung meriah.

Dalam sambutannya Helmi mengunkapkan rasa syukur, pasalnya  Kabupaten Garut bisa melaksanakan sebuah kegiatan monumental  Selaawi Bamboo Festival 2021, yang mengangkat salah kekayaan satu alam milik Kecamatan Selaawi yaitu berupa potensi bambu yang mendunia.

“Hari ini kita menyaksikan jika bambu ini yang asalnya digunakan masyarakat kita dengan biasa-biasa saja, sekarang terbalik justru menjadi maskot, menjadi maskot Kabupaten Garut bahkan maskot Jawa Barat, karena Jawa Barat itu terbiasa dengan bangunan-bangunan dari bambu, dan mudah-mudahan juga menjadi maskotnya Indonesia,” ujar Helmi Budiman.

Selain itu Menkop UKM RI, Teten Masduki mengapresiasi ide yang keluar dari Camat Selaawi, Ridwan Effendi yang ingin menjadikan Selaawi sebagai Kota Bambu.

“Kalau Festival bambu ini diselenggarakan setiap tahun dan ini bisa menjadi kalender nasional, ini akan lebih bagus,” ujar Teten Masduki yang merupakan keturunan asli Selaawi Garut, Jawa Barat.

Teten menyebut, untuk meningkatkan produktifitas bambu perlu dilakukan revitalisasi rumpun-rumpun bambu yang memenuhi syarat ekologis. Selain itu, tak hanya produksi bambu berupa alat rumah tangga saja, akan tetapi inovasi bambu ini diharapkan bisa lebih berkembang dengan memunculkan produk bambu dengan jenis furniture dan juga yang lainnya.

“Di China saja 28% pendapatan masyarakatnya dari bambu, bayangkan besar sekali, Indonesia 4x lipat produktifitas bambunya. Nah kalau kita optimumkan, ini kan bisa melebihi dari perdagangan kayu, kayu itu kan hanya 10%, justru bambu ini yang paling besar,” jelasnya.

Tak hanya itu, Pembina Yayasan Bambu Indonesia, yang juga menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Ukraina, Georgia, dan Armenia, Yuddy Chrisnandi, menyebutkan, pihaknya sangat menyambut baik inovasi dan upaya yang dilakukan oleh Camat Selaawi terkait pengembangan potensi bambu ini.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini juga bisa disebut sebagai dukungan dari pemerintah untuk mengembangkan potensi bambu khususnya yang ada di Kabupaten Garut.

“Yang pasti kehadiran pak Menteri Koperasi dan UKM ini juga merupakan consern dari Bapak Presiden Joko Widodo untuk melestarikan bambu yang merupakan salah satu kekayaan hayati yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia yang harus kita jaga, harus kita lestarikan dan kita kembangkan,” ungkapnya.

Berlangsungnya Event Selaawi Bamboo Festival ini merupakan triger untuk membangkitkan ekonomi masyarakat selaawi dimasa sulit karena pandemi covid 19, walaupun begitu Camat Selaawi Ridwan Efendi menyebut jika dalam kegiatan tersebut pihaknya sebagai Ketua Satgas Covid 19 di Kecamatan menargetkan 3000 dosis vaksin bagi masyarakat di Selaawi Garut, Jawa Barat.

“Terimakasih kepada para pendukung acara ini, kami melaksanakan acara ini karena dukungan dari semua pihak dan swadaya masyarakat, terutama komitmen Pak Bupati Garut yang sangat luar biasa sehingga lahirlah kawasan SBCC ini, diharapkan setiap bulannya ada event-event yang berkelanjutan di Kecamatan Selaawi,” pungkas Ridwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *