INFO24.ID

Baru dan Menghibur

Pemeran Video Syur Garut Di Ajak Berhubungan Tidak Sekali

2 min read

Pemeran Laki-laki dalam video syur garut ternyata sakit hati, buah hatinya mau dinikahkan orag tuanya (Dok : Ahmad)

GARUT, INFO24.ID – Setelah pengejaran pelaku video mesum sejoli yang viral di Garut, Jawa Barat, berhasil diringkus polisi di wilayah bekasi, polisi menyiduk pemeran pria dalam 4 video mesum tersebut, karena yang bersangkutan yang melakukna perekaman dan pengunggahan.

Pihak kuasa hukum pemeran wanita Syam Yousef yang merupakan jadi korban menyatakan, jika kliennya dijadikan budak sex oleh pelaku dengan ancaman jika tak menuruti videonya akan disebar.

Pemeran pria dalam video tersebut yang juga sebagai pengunggah pertama di media sosial berhasil diciduk sat reskrim Polres Garut di wilayah Bekasi, Jawa Barat saat dirinya berusaha kabur.

Dari hasil pemeriksaan penyidik, GAS inisial pelaku ini sengaja mengunggah perbuatanya bersama mantan kekasihnya yaitu berinisial RM (19) lantaran sakit hati, sang pujaan hati akan dinikahkan oleh orang tuanya.

Pelaku sengaja merekam adegan mesumnya di studio fotonya di wilayah banyuresmi, pemeran wanita dalam video itu tak sadar dan tak mengetahui bahwa seluruh adeganya direkam menggunakna kamra yang disembunyikan.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono dalam komperensi pers menyebut jika beberapa hari ini Kabupaten Garut kembali di gegerkan kasus video mesum, ada empat video yang tersebar di media sosial, masing – masing video memang berdurasi pendek tak lebih dari dua puluh detik.

“Ini membuat geger setelah videonya tersebar di media sosial, totalnya ada 4 video dengan durasi yang pendek-pendek,”ujarnya.

Tak hanya itu kuasa hukum pemeran wanita dalam video tersebut Syam Yousef menyatakan, jika klienya merupakan korban budak sex, pasalnya inisial RM yang merupakan pemeran wanita dalam video itu selalu diancam dan diintimidasi jka segala kemauan pelaku tak dituruti, yaitu mengancam video akan disebar.

“Memang ada ancaman dan intimidasi, kalo tidak dituruti videonya akan disebar,”ujar Syam.

Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal berlapis yakni undang – undang transaksi elektronik dan undang – undang pornografi dengan ancaman hukuman dua belas tahun penjara. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *